-->

Belajar Elektronika Dasar

Tampilkan postingan dengan label Teori dasar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teori dasar. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 Juni 2026

Apa Itu Arus Listrik? Pengertian, Satuan, Jenis, dan Sifatnya

Apa Itu Arus Listrik? Pengertian, Satuan, Jenis, dan Sifatnya


Dalam kehidupan modern, listrik telah menjadi kebutuhan primer yang tidak bisa dipisahkan dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari mengisi daya smartphone, menyalakan lampu, hingga mengoperasikan mesin industri, semuanya membutuhkan aliran energi ini. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan arus listrik?

Secara ilmiah, arus listrik adalah aliran muatan listrik (elektron) yang bergerak melalui suatu medium konduktor dalam kurun waktu tertentu. Tanpa adanya arus listrik, berbagai perangkat elektronik dan peralatan rumah tangga di sekitar kita tidak akan pernah bisa berfungsi.

Satuan Arus Listrik

Arus listrik diukur menggunakan satuan internasional yang disebut Ampere (A). Satu Ampere didefinisikan sebagai jumlah muatan listrik atau elektron yang mengalir melalui suatu titik dalam sirkuit selama satu detik.

Untuk mengukur arus yang skalanya lebih kecil, dunia elektronika juga menggunakan beberapa satuan turunan berikut:

  • Milliampere (mA): Merepresentasikan satu per seribu ($10^{-3}$) dari satu Ampere.

  • Mikroampere ($\mu$A): Merepresentasikan satu per juta ($10^{-6}$) dari satu Ampere.

Dua Jenis Arus Listrik: AC dan DC

Berdasarkan arah alirannya, arus listrik dapat dibedakan menjadi dua jenis utama, yaitu:

1. Arus Searah (Direct Current - DC)

Arus listrik searah adalah jenis arus yang elektronnya hanya mengalir dalam satu arah konstan (dari kutub negatif ke kutub positif).

  • Penggunaan: Umumnya digunakan pada perangkat yang membutuhkan stabilitas tegangan rendah, seperti baterai, smartphone, laptop, dan alat elektronik portabel lainnya.

2. Arus Bolak-Balik (Alternating Current - AC)

Arus listrik bolak-balik adalah jenis arus yang arah alirannya berubah-ubah secara periodik atau bolak-balik dari arah positif ke negatif.

  • Penggunaan: Sangat efisien untuk transmisi jarak jauh, sehingga digunakan sebagai standar sistem distribusi listrik rumah tangga (PLN) dan sektor industri.

Sifat-Sifat Dasar Arus Listrik (Hukum Ohm)

Dalam ilmu fisika, karakteristik arus listrik selalu berkaitan erat dengan tiga sifat dasar berikut yang menyusun Hukum Ohm:

  • Tegangan (Voltage - V): Perbedaan potensial listrik antara dua titik yang mendorong elektron untuk bergerak. Semakin besar tegangan, semakin kuat dorongan arus listrik untuk mengalir melalui suatu medium.

  • Resistansi (Hambatan - R): Sifat dari suatu bahan konduktor yang cenderung menghambat laju aliran arus listrik. Semakin besar resistansi suatu bahan, semakin sulit arus listrik untuk melewatinya.

  • Daya (Power - P): Ukuran seberapa besar energi listrik yang dikonsumsi atau diubah oleh aliran arus tersebut dalam suatu waktu tertentu (diukur dalam satuan Watt).

Pentingnya Memahami Spesifikasi dan Keselamatan Listrik

Setiap peralatan listrik diproduksi dengan spesifikasi batas maksimal arus (rating current) tertentu. Jika arus listrik yang masuk jauh lebih besar daripada kapasitas yang bisa diterima komponen, perangkat tersebut bisa mengalami overheat (panas berlebih), konsleting, rusak, atau bahkan meledak.

Di sektor industri, arus listrik skala besar digunakan untuk menggerakkan mesin-mesin berat. Mengingat risikonya yang tinggi, pemahaman mengenai karakteristik arus serta kepatuhan terhadap pedoman keselamatan kerja (K3 Listrik) adalah harga mati demi mencegah bahaya sengatan listrik dan kebakaran.

Kesimpulan

Arus listrik adalah pondasi utama dari seluruh peradaban digital saat ini. Dengan memahami cara kerja, jenis AC/DC, serta sifat-sifat dasarnya, kita tidak hanya bisa memilih peralatan elektronik yang tepat dan awet, tetapi juga dapat menggunakannya secara aman dan efisien dalam kehidupan sehari-hari.

Jumat, 19 Juni 2026

Memahami Apa Itu Kapasitansi: Pengertian, Satuan, dan Penerapannya

Memahami Apa Itu Kapasitansi: Pengertian, Satuan, dan Penerapannya



Memahami Apa Itu Kapasitansi: Pengertian, Satuan, dan Penerapannya

Dalam dunia fisika dan teknik elektro, kita sering mendengar istilah kapasitansi. Kapasitansi adalah kemampuan suatu benda untuk menyimpan muatan listrik, atau ukuran kemampuan benda dalam menyimpan energi listrik dalam bentuk medan listrik.

Konsep dasar kapasitansi sangat krusial karena melandasi perhitungan daya listrik, pemrosesan sinyal, hingga pengembangan berbagai komponen dan alat elektronik yang kita gunakan sehari-hari.

Satuan Kapasitansi dan Cara Kerjanya

Kapasitansi diukur dalam satuan Farad (F). Satu farad didefinisikan sebagai kapasitas penyimpanan muatan sebesar satu coulomb pada benda yang memiliki potensial listrik sebesar satu volt.

Hubungan antara muatan dan tegangan ini dapat dirumuskan secara matematis sebagai berikut:


Secara sederhana, semakin besar nilai kapasitansi suatu benda, semakin banyak pula muatan listrik yang dapat disimpan oleh benda tersebut pada tingkat potensial listrik tertentu.

Sumber dan Komponen Penghasil Kapasitansi

Kapasitansi tidak hanya ditemukan pada komponen buatan, melainkan dapat dihasilkan oleh berbagai jenis benda dan perangkat, antara lain:

  • Kabel listrik
  • Tubuh manusia
  • Kondensator (Kapasitor)

Untuk menciptakan nilai kapasitansi yang besar dan efisien dalam perangkat elektronik, biasanya digunakan bahan isolator (dielektrik) yang sangat baik, seperti kaca, kertas, atau plastik. Bahan isolator ini berfungsi menahan muatan listrik pada komponen tanpa kehilangan energi akibat kebocoran arus atau konduksi.

Kondensator sebagai Perangkat Penyimpan Energi

Salah satu contoh penerapan fisik dari konsep ini adalah kondensator (atau sering disebut kapasitor). Kondensator adalah komponen elektronika yang dirancang khusus untuk menyimpan muatan listrik.

Struktur Dasar Kondensator:

  • Terdiri dari dua pelat logam konduktor yang ditempatkan saling berdekatan.
  • Kedua pelat tersebut dipisahkan oleh bahan isolator (dielektrik) seperti kertas atau plastik.

Ketika tegangan atau beda potensial diterapkan pada kondensator, muatan listrik akan berkumpul dan tersimpan pada kedua pelat logam tersebut, sehingga menghasilkan medan listrik di antara keduanya.

Peran Penting Kapasitansi dalam Rangkaian Listrik

Dalam analisis rangkaian AC (arus bolak-balik), kapasitansi memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap performa daya melalui dua fenomena utama:

  • Impedansi: Impedansi adalah total hambatan terhadap arus listrik pada suatu rangkaian. Nilai kapasitansi suatu komponen dapat memengaruhi besar kecilnya impedansi dalam rangkaian tersebut.
  • Resonansi: Resonansi terjadi ketika frekuensi sumber listrik sama dengan frekuensi alami dari rangkaian yang memiliki kapasitansi dan induktansi. Fenomena resonansi ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi daya listrik secara signifikan.

Penggunaan Kapasitansi dalam Teknologi Modern

Di era digital, pemanfaatan sifat kapasitif telah melahirkan berbagai inovasi teknologi canggih. Beberapa aplikasi praktisnya meliputi:

  1. Sistem Penyimpanan Energi: Menjadi komponen utama dalam baterai modern dan sistem power supply yang efisien.
  2. Pemrosesan Sinyal: Digunakan sebagai fungsional dasar pada komponen filter sinyal (penyaring frekuensi) dan penguat sinyal (amplifier).
  3. Teknologi Nirkabel (Wireless): Memiliki peran vital dalam transmisi data jarak jauh, seperti pada teknologi komunikasi Wi-Fi dan Bluetooth.


Kesimpulan

Kapasitansi bukan sekadar teori fisika, melainkan pondasi utama dalam rekayasa teknologi kelistrikan. Dari kabel sederhana hingga sistem komunikasi nirkabel terkini, pemahaman yang matang mengenai penyimpanan energi dan medan listrik ini terus mendorong efisiensi perangkat elektronik di sekitar kita.

Kamis, 14 November 2024

Pengertian induktansi

Pengertian induktansi



Induktansi adalah salah satu konsep penting dalam dunia elektronika. Istilah ini merujuk pada kemampuan sebuah benda atau rangkaian listrik untuk memproduksi medan magnetik ketika mengalirkan arus listrik melaluinya. Induktansi dapat ditemukan pada berbagai macam benda dan rangkaian listrik, seperti kumparan, transformator, motor listrik, dan induktor.

Induktansi diukur dalam satuan henry (H), yang dinamai untuk menghormati ilmuwan fisika Inggris abad ke-19 bernama Joseph Henry. Satu henry adalah induktansi yang dihasilkan oleh sebuah kumparan atau rangkaian listrik ketika arus listrik sebesar satu ampere mengalir di dalamnya dan menghasilkan medan magnetik sebesar satu weber (Wb).

Prinsip kerja induktansi didasarkan pada hukum Faraday yang menyatakan bahwa perubahan medan magnetik yang melintasi sebuah kumparan atau rangkaian listrik akan menghasilkan arus listrik di dalamnya. Hal ini berarti ketika arus listrik mengalir melalui kumparan atau rangkaian listrik, maka medan magnetik akan dihasilkan di sekitarnya.

Kumparan atau rangkaian listrik yang memiliki induktansi tinggi akan menghasilkan medan magnetik yang lebih kuat ketika arus listrik mengalir melaluinya. Induktansi juga dapat ditingkatkan dengan menambahkan jumlah lilitan pada kumparan atau rangkaian listrik. Selain itu, penggunaan bahan feromagnetik pada kumparan atau rangkaian listrik juga dapat meningkatkan induktansi, karena bahan feromagnetik akan memperkuat medan magnetik yang dihasilkan oleh arus listrik.

Induktansi memiliki banyak aplikasi dalam dunia elektronika. Salah satu aplikasi yang paling umum adalah pada transformator. Transformator bekerja dengan memanfaatkan induktansi untuk mentransfer energi listrik dari satu rangkaian ke rangkaian lainnya. Prinsip kerja transformator didasarkan pada hukum Faraday, di mana medan magnetik yang dihasilkan oleh arus listrik pada kumparan primer akan menimbulkan arus listrik pada kumparan sekunder.

Selain transformator, induktansi juga memiliki aplikasi pada motor listrik dan generator listrik. Motor listrik bekerja dengan memanfaatkan medan magnetik yang dihasilkan oleh induktansi untuk menghasilkan gerakan mekanik. Generator listrik bekerja dengan memanfaatkan gerakan mekanik untuk menghasilkan arus listrik melalui induktansi.

Dalam elektronika, induktansi juga sering digunakan pada rangkaian filter. Rangkaian filter adalah rangkaian yang digunakan untuk memisahkan sinyal listrik dengan frekuensi yang berbeda. Rangkaian filter induktor digunakan untuk memisahkan sinyal dengan frekuensi rendah, sementara rangkaian filter kapasitor digunakan untuk memisahkan sinyal dengan frekuensi tinggi.

Kesimpulannya, induktansi adalah kemampuan sebuah benda atau rangkaian listrik untuk memproduksi medan magnetik ketika mengalirkan arus listrik melaluinya.

Minggu, 16 Juni 2019

Fungsi Flux Solder

Fungsi Flux Solder



Dalam menyolder kita sering memerlukan flux solder, kegunaan dari flux solder adalah untuk memudahkan timah menempel ke kaki-kaki komponen yang di solder. Olesan flux solder berfungsi untuk mencegah oksidasi pada waktu rangkaian yang disolder dipanasi.

Lapisan oksidasi menghalangi timah solder membasahi permukaan benda yang disolder, akibatnya sambungan solder tidak menempel. Sedangkan ketegangan permukaan yang lebih rendah akan memudahkan timah solder cair untuk mengalir membasahi permukaan benda yang disolder. akibat lain dari kesalahan penggunaan flux adalah timah solder cair lengket dan tertarik oleh ujung alat solder, sehingga sambungan solder tidak rata dan berujung runcing

menyolder tidak hanya masalah teknik, tetapi timah dengan intensitas tinggi, kuat untuk menempel banyak komponen dan partikel dengan kokoh sangat menentukan hasilnya. timah berfungsi untuk mencegah terjadinya korosi dan tidak merasuk kulit anda untuk pemakaian yang singkat.

flux berperan penting dalam proses penyolderan, dengan menggunakan flux maka solderan kita akan menempel dengan sempurna.


Jenis-Jenis Flux

Flux, berdasarkan jenisnya, dapat digolongkan kedalam dua kategori, yaitu rosin dan senyawa asam (acid). Rosin terbuat dari getah pohon pinus atau konifer yang telah dibersihkan dan diolah. Flux senyawa asam haruslah dicuci bersih setelah proses penyolderan. Jika tidak, sisa flux yang tertinggal dan bersifat korosif akan merusak sambungan solder, kaki komponen dan permukaan papan cetak. Flux jenis ini juga bersifat menarik uap air dari udara sekitar (hygroscopic) dan jika dibiarkan akan menyebabkan arus pendek pada rangkaian elektronika.

Rosin, disisi lain, hanya aktif bekerja saat dipanaskan dengan alat solder. Setelah proses penyolderan selesai, flux rosin yang telah dingin kembali menjadi tidak aktif, tidak konduktif dan tidak korosif, sehingga dapat dibiarkan tinggal dipermukaan sambungan solder dan papan cetak tanpa perlu dicuci (no-clean flux). Selain flux rosin alami yang berasal dari getah pohon pinus, juga terdapat flux rosin buatan (synthetic rosin) dengan karakteristik menyerupai flux rosin alami.

Flux juga dapat dikategorikan berdasarkan tingkat keaktifannya, yaitu tidak aktif (inactive), aktif ringan (mildly active), aktif (active) dan sangat aktif (highly active). Flux tidak aktif hanya mencegah terbentuknya lapisan oksidasi baru saat sedang disolder. Sedangkan flux lainnya, selain mencegah, juga dapat membersihkan lapisan oksidasi yang telah terbentuk. Flux yang lebih aktif mampu membersihkan lapisan oksidasi yang lebih tebal dan noda-noda lain. Akan tetapi karena bersifat lebih korosif, flux jenis ini harus dibersihkan setelah proses penyolderan.

Kaki-kaki komponen elektronika yang baru lazimnya telah dilapisi dengan timah solder (tinned) dan dalam keadaan bersih. Oleh sebab itu, tidak diperlukan flux yang terlalu aktif. Flux yang tepat untuk digunakan dibidang elektronika adalah jenis rosin atau rosin sintetik aktif ringan yang tidak perlu dibersihkan (no-clean flux).


Flux Tambahan

Timah solder, terutama yang digunakan dibidang elektronika, sudah mengandung flux yang diisikan kedalam sejumlah saluran ditengah-tengah kawat timah solder (multi-core). Jumlah flux yang terkandung di dalam timah solder jenis ini biasanya berkisar diantara 1% – 4%, tergantung kepada jenis flux-nya. Jumlah saluran yang lebih dari satu ditujukan untuk memperbaiki dan meratakan penyebaran flux keseluruh permukaan benda yang disolder.

Flux tambahan juga tersedia dipasaran dan dapat dipakai jika benda yang disolder terlalu kotor dan timah solder cair gagal menempel. Akan tetapi, sebelum memutuskan untuk menggunakan flux tambahan, usahakan terlebih dahulu untuk membersihkan permukaan benda yang kotor dengan menggunakan sabut nilon atau ampelas yang sangat halus. Jika penggunaan flux tambahan tidak bisa dihindarkan, pastikan sisa-sisa flux dibersihkan setelah proses penyolderan.


Kamis, 13 Juni 2019

Cara menghitung  resistor 5 Warna dengan mudah

Cara menghitung resistor 5 Warna dengan mudah

Resistor adalah komponen yang mempunyai fungsi menahan arus masuk. resistor yang mempunyai lima gelang warna lebih akurat dalam penghitungannya dibanding resistor yang mempunyai empat dan enam gelang warna karena terdapat nilai yang signifikan. Gelang warna pada resistor digunakan untuk menentukan ukuran resistansi.

pada setiap gelang warna resistor terdiri dari : warna 1, 2, 3 menunjukkan koefisien nilai, warna 4 sebagai penggali/multiplier, dan warna 5 sebagai ambang batas toleransi.

untuk mengetahui tabel gelang warna di bawah ini sudah saya cantumkan


Dibawah ini adalah cara menghitung nilai komponen resistor 5 warna :


Keterangan :

  • Pada gelang ke 1 sampai ke 2 masukkan angka yang sesuai dengan kode warna yang sesuaikan dengan posisi kode warnanya. 
  • Gelang ke 4 masukka jumlah nol dari posisi kode warnanya.
  • Gelang ke 5 meripakan nilai toleransi pada Komponen Resistor.
Baca Juga :

Untuk mempermudah dalam menghiting nilai komponen resistor pertama kali yang harus anda lakukan adalah menghafal nilai pada gelang warna resistor. Agar mudah menghafalnya saya biasanya memakai singkatan seperti berikut ini :

HI CO ME O KU JA BI U A P

HI = hitam
CO = coklat
ME = merah
O = oranye
KU = kuning
JA = hijau
BI = biru
U = ungu
A = abu-abu
P = putih

Hafalkan kata-kata di atas kalau sudah hafal fokus ke perhitungannya. Sekian dari saya semoga artikel ini bermanfaat. ^_^

Rabu, 13 Maret 2019

Dioda Cahaya atau LED

Dioda Cahaya atau LED



Menurut wikipedia LED juga bisa disebut dioda cahaya yang memancarkan cahaya yang terdiri atas satu warna dan satu panjang gelombang dan tidak koheren ketika diberi tegangan maju. Untuk warna yang dihasilkan tergantung pada bahan semikonduktor yang dipakai dan bisa juga ultraviolet dekat atau inframerah dekat. 


LED terdiri dari sebuah chip bahan semikonduktor yang diisi penuh atau di-dop,dengan ketidakmurnian untuk menciptakan sebuah struktur yang disebut p-n junction. Pembawa muatan elektron dan lubang mengalirkejunction dari elektrode dengan voltase yang berbeda . ketika elektron bertemu dengan lubang, dia jatuh ketingkat energi yang lebih rendah, dan melepas energi dalam bentuk photon. 

Karakteristik LED sama dengan karakteristik dioda yang hanya memerlukan tegangan tertentu agar bisa beroperasi, namun apabila LED di beri tegangan yang terlalu besar, LED akan rusak walaupun tegangan yang diberikan adalah tegangan maju. Tegangan yang dibutuhkan sebuah dioda agar dapat beroperasi adalah tegangan maju (Vf).

Baca Juga : Cara Menghitung Nilai Resistor

LED mempunyai kutub positif dan negatif, bisa menyala jika diberikan arus maju karena LED terbuat dari bahan semikonduktor yang hanya bisa mengalirkan arus listrik satu arah dan tidak kearah sebaliknya. Jika LED diberi arus terbalik maka hanya akan ada sedikit arus yang melewati chip LED sehingga tidak akan mengeluarkan emisi cahaya. Chip LED umumnya mempunyai tegangan minimum yang menyebabkan isolator bereaksi sebagai konduktor yang mengalirkan arus listrik relatif rendah. Jika diberi tegangan yang terlalu besar, LED akan rusak walaupun tegangan yang diberikan adalah teganyan maju dan jika LED diberikan tegangan beberapa volt ke arah terbalik maka LED akan jebol.

LED terdiri dari tiga macam yaitu :
  1. LED 2 Warna
  2. LED 3 Warna
  3. LED Displays


Cara Kerja LED

LED bisa menyala apabila di supply tegangan DC sebesar 3,6 Volt dengan arus sekitar 30 mili Ampere dan dayanya 100 miliwatt. Tegangan positif di alirkan ke kaki Anoda dan tegangan negatif dialirkan ke katoda. Led menghsilkan banyak warna disebabkan oleh jenis doping yang berbeda-beda, doping yang dipakai pada LED adalah galium, arsenic, dan phosporus.

Dalam pemasangan LED tidak boleh terbalik, karena jika terbalik LED tidak akan menyala. Warna yang dihasilkan pada LED memiliki karakteristik yang berbeda-beda, semakin tinggi arus yang mengalir pada LED maka semakin terang pula cahaya yang dihasilkan. Menurut karakteristik warna yang dihasilkan Besarnya arus yang diperbolehkan adalah 10mA-20mA dan pada tegangan 1,6V - 3,5V. Apabila arus yang mengalir lebih dari 20mA maka LED akan terbakar, agar tidak terbakar kita perlu menggunakan resistor sebagai penghambat arus.


Penggunaan Tag Tabel Dibawah ini adalah tabel klasifikasi tegangan LED menurut warna yang dihasilkan :
No Warna Tegangan
1 Infra merah 1,6 V
2 Merah 1,8 V - 2,1 V
3 Oranye 2,4 V
4 Kuning 2,4 V
5 Hijau 2,6 V
6 Biru 3,0 V - 3,5 V
7 Putih 3,0 V - 3,6 V
8 Ultraviolet 3,5 V




Cara Menyolder yang benar

Cara Menyolder yang benar

cara menyolder yang benar


Kali ini saya akan memberikan tutorial untuk pemula tentang bagaimana cara menyolder baik dan benar berdasarkan pengalaman yang sering saya lakukan. Menyolder merupakan salah satu kebutuhan para teknisi elektronika, karena menyolder sangat dibutuhkan untuk merekatkan komponen pada jalur PCB ataupun jalur kabel.

Untuk menentukan kualitas solder, Tentukan solder  yang berkualitas  bagus dan harganya terjangkau serta membeli mata soder yang berkualitas baik pula. Gunakan pasta solder untuk membersihkan mata solder, pilih pasta solder sesuai dengan kebutuhan dan membeli spon khusus untuk membersihkan mata solder. Gunakan timah yang berkualitas baik karena dapat menentukan kualitas hasil solderan.  Saat mata solder terlihat kotor jangan bersihkan mata solder dengan pisau cutter dan amplas karena dapat merusak lapisan pada mata solder yang mengakibatkan solder tidak bisa untuk melelehkan timah.

Saya membuat beberapa kategori cara menyolder agar pembaca bisa lebih paham, untuk caranya baca dibawah ini :

Cara menyolder kabel :
  • Kupas kabel terlebih dahulu
  • Panaskan  kabel yang sudah di kelupas
  • Beri timah pada kabel tersebut. 

Cara menyolder materi yang tebal :
  • Gunakan solder dengan watt yang besar.
  • Panasi terlebih dahulu materinya 
  • Beri timah secukupnya. 

Cara menyolder besi :
  • Bersihkan dengan menggunakan amplas untuk menghilangkan lapisan pada plat besi 
  • Panasi dengan solder pada plat besi.
  • Beri timah secukupnya.

Cara Menyolder Komponen ke Papan PCB :
  • Terlebih dahulu bersihkan PCB  menggunakan tinner, kain wol atau alat pembersih lainnya. Jangan mengunakan alat pembersih yang bisa menyebabkan jalur-jalur PCB menjadi korosi.
  • Bersihkan pada kaki-kaki komponen yang akan disolder menggunakan amplas atau kain.
  • Panaskan solder sampai bisa mencairkan timah atau tinol
  • Pasangkan komponen ke PCB, dahulukan komponen yang tahan panas.


Tujuan Menyolder

Kebanyakan para master sudah mengetahui apa tujuan menyolder, tetapi kali ini saya akan tetap membahas tentang hal tersebut agar para pemula bisa mengetahui. Berikut ini adalah tujuan menyolder yang perlu anda ketahui :

  1. Untuk menghubung kan komponen atau penghantar agar bisa terhubung dengan aliran listrik.
  2. Terhindar dari kebocoran atau masuknya air,udara dan minyak pada hasil penyoderan.
  3. Agar tidak berkarat pada permukaan logam.
  4. Sebagai penghubung dua logam agar posisi kedua logam tersebut bisa merekat dengan baik.




Sabtu, 09 Maret 2019

Mengenal Arduino

Mengenal Arduino


Apa itu arduino ?

Arduino adalah sebuah rangkaian elektronika yang terdiri dari mikrokontroler dan dapat diprogram dengan software khusus. Papan arduino dapat membaca input seperti sensor dan tombol kemudian diolah menjadi keluaran output yang difungsikan untuk menggerakkan motor dan LED ataupun yang lainnya. Agar berjalan sesuai dengan diatas anda harus memberikan serangkaian instruksi yang dikirim ke mikrokontroller pada arduino.

Arduino merupakan keluarga mikrokontroller ATMega yang pertama kali dibuat oleh Atmel, namun ada beberapa orang yang membuat clone arduino dengan mikrokontroller lain dan masih kompatibel dengan arduino pada level hardware. Untuk memasukkan Program kedalam perangkat Arduino harus melalui bootloader walaupun masih ada  bagian opsi untuk mem-bypass bootloader lalu di unduh ke perangkat arduino tersebut melalui Port ISP.


Bahasa pemrograman arduino memiliki kemiripan syntax dengan bahasa pemrograman C. Arduino bersifat open-source untuk siapa saja dalam mengembangkan projek elektronika, arduino juga sudah terdapat skema rangkaian arduino bagi siapa saja yang ingin membuatnya.

Ada beberapa jenis arduino yang perlu diketahui diantaranya adalah sebagai berikut :
  1. Arduino Uno
  2. Arduino Due
  3. Arduino Mega
  4. Arduino Leonardo
  5. Arduino Fio
  6. Arduino Lilypad
  7. Arduino Nano
  8. Arduino Mini
  9. Arduino Micro
  10. Arduino Ethernet
  11. Arduino Esplora
  12. Arduino Robot

Sifat Arduino yang open-source menjadi berkembang sangat pesat, sehingga banyak melahirkan perangkat sejenis arduino yang baru seperti Freeduino, CipaDuino, MurmerDuino, AViShaDuino. Ardunio memiliki kelebihan-kelebihan yaitu :
  • Harga yang terjangkau
  • Dapat dijalankan di berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, Mac, dan Sebagainya.
  • Menggunakan bahasa pemrograman yang sederhana dan mudah dipahami oleh orang awam.
  • Open Source secara Hardware maupun Software.
Untuk membeli alat ini kalian bisa order lewat toko online seperti Tokopedia dan Bukalapak atau bisa juga order lewat saya melalui Whatsapp yaitu 085743603518

Jumat, 08 Maret 2019

Mengenal Avometer digital

Mengenal Avometer digital

Didalam dunia elektronika avometer sangatlah dibutuhkan khususnya para mekanik elektronika, karena avometer merupakan alat yang digunakan untuk mengukur kerusakan pada setiap kompunen elektronika. Avometer digital memakai display yang langsung dapat dibaca hasilnya dan bentuknya lebih kecil dari pada avometer analog. Sebelum melakukan pengukuran komponen tidak perlu dikalibrasi selaian itu ketelitian dalam mengukur komponen jauh lebih bagus.

Ada dua jenis avometer digital yaitu avometer digital manual dan avometer digital Otomatis. Perbedaanya adalah terletak pada batas ukurnya. Dibawah ini adalah bagian-bagian dari avometer digital yang perlu diketahui :


  • Layar digital menunjukkan hasil besaran secara langsung.
  • Rage Selector untuk memilih posisi batas ukur dan posisi pengukuran.
  • Kabel merah dan Hitan sebagai media penghubung antara komponen yang diuji dengan alat ukur.
Menggunakan Avometer Digital Pada dasarnya sama dengan menggunakan avometer analog, perbedaannya hanya terdapat pada cara membaca hasil pengukuran. Pembacaan hasil pengukuran pada avometer digital lebih mudah karena hasil pengukuran pada AVO meter digital langsung berupa angka sehingga bisa langsung dibaca tanpa memerlukan perhitungan. Selain itu ada beberapa model avometer digital tidak lagi memerlukan penentuan batas ukur secara manual, sebab batas ukurnya sudah diatur secara otomatis sesuai dengan besaran listrik yang diukur.


Rabu, 07 November 2018

Elektronika analog

Elektronika analog

Elektronika analog merupakan ilmu yang mempelajari tentang sinyal listrik yang bersifat kontinue. Berbeda dengan elektronika digital yang sinyal listiknya hanya menggunakan 0v ataupun 5v dan mempunyai logika 0 atau 1. Sedangkan komponennya menggunakan komponen diskrit.

Sinyal analog dapat dicontohkan seperti seorang yang saling berkomunikasi jarak jauh menggunakan telepon, saat gelombang itu diterima, maka gelombanga tersebut diterjemahkan kembali menjadi bentuk suara, sehingga dapat didengarkan oleh si penerima.

Sinyal analog merupakan istilah yang dipakai dalam ilmu teknik terutama teknik elektro yaitu suatu besaran yanag berubah dalam ruang dan waktuelektronika analog merupakan ilmu yang mempelajari tentang sinyal listrik yang bersifat kontinue. Berbeda dengan elektronika digital yang sinyal listiknya hanya menggunakan 0v ataupun 5v dan mempunyai logika 0 atau 1. Sedangkan komponennya menggunakan komponen diskrit.

Sinyal ini membentuk gelombang yang kontinyu, yang membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombang. dua parameter yang dimiliki oleh isyarat analog adalah amplitudo dan frekuensi. Isyarat analog biasanya dinyatakan dengan gelombang sinus, karena gelombang sinus merupakan dasar untuk semua bentuk isyarat analog. Gelombang pada sinyal analog pada umumnya berbentuk gelombang sinus memiliki tiga variabel dasar yaitu amplitudo, frekuensi dan phase.

  • Amplitudo : Ukuran tinggi rendahnya tegangan dari sinyal analog.
  • Frekuensi : jumlah gelombang sinyal analog dalam satuan detik.
  • Phase : besar sudut dari sinyal analog pada saat tertentu.

Bentuk sinyal analog yang paliang sederhana dapat digambarkan sebagai gelombang sinus, akan tetapi dalam keadaan nyata suatu sinyal analog merupakan gabungan dari beberapa gelombang sinus yang disebut dengan sinyal komposit yang ditemukan oleh seorang Ilmuan Perancis yang bernama Jean-Babtiste Fourier sinyal komposit dapat didekomposisi ke dalam beberapa gelombang sinus untuk kepentingan analisis atau juga disebut teknik analisis Fourier.

Sinyal analog dalam bentuk gelombang sinus


Referensi :

  • https://mti.binus.ac.id/2016/06/27/sinyal-analog/


Jumat, 12 Oktober 2018

Cara kerja Motor stepper

Cara kerja Motor stepper



motor stepper bekerja dengan memanfaatkan elektromagnet yang secara konsentris terletak disekitar poros

cara kerja elektromagnet adalah ketika tegangan mengalir pada kumparan yang mengelilingi potongan logam, maka logam tersebut akan menjadi medan magnet sampai arus berhenti mengalir melalui kumparan. Pada poros sentral berputar ketika koil yang mengelilingi elektronagnet dialiri tegangan listrik. Tegangan ini menciptakan polaritas magnetik antara poros dan elektromagnet dan menyebabkan gigi dari poros sejajar dengan gigi elektromagnet. Motor berputar dengan memiliki elektromagnet dan mengubah polaritas mereka secara berurutan.

ada tiga jenis motor stepper yaitu :
Motor indukstansi variabel
Motor magnet permanen
dan motor hibrida

untuk motor indukstansi variabel menghasilkan medan magnet untuk membuat poros pusat berputar dan sejajar dengan elektromagnet yang berenergi.

Motor magnet permanen mempunyai poros pusat terpolarisasi memiliki kutub utara dan selatan magnetik yanga akan berotasi dengan tepat ke elektromagnet yang akan dihidupkan

Motor hibrida merupakan kombinasi antara motor indukstansi dan motor magnet permanen. Poros pusat magnetnya memiliki dua pasang gigi untuk dua kutub magnet yang kemudian sejajar dengan gigi sepanjang elektromagnet. gigi ganda pada poros pusat motor hibrida memiliki ukuran kecil.

Sumber : https://www.instructables.com/id/How-to-use-a-Stepper-Motor/

Sabtu, 03 Februari 2018

Pengertian dan cara kerja gerbang AND

Pengertian dan cara kerja gerbang AND



Gerbanng AND merupakan gerbang yang mempuyai beberapa input dan hanya mempuyai 1 output, jika semua input berlogika 1 maka output akan menghasilkan logika 1. Gerbang AND juga dapat berfungsi untuk mengetahui bahwa pada suatu rangkaian benar-benar terputus dari sumber arus. Atau bisa juga utuk membuat kunci rahasia.



Gerbang AND ini bisa dilihat dalam bentuk fisik yang berbentuk sebuah IC yang didalamnya terdapat beberapa gerbang AND. 

Senin, 20 November 2017

Arsitektur von-Neumann dan Harvard pada mikrokontroler

Arsitektur von-Neumann dan Harvard pada mikrokontroler






Dua model rancangan yang dinamakan Von-Neumann vs Harvard ini telah digunakan oleh mikrokontroller, yang mana salah satunya terdapat dalam mikrokontroler tersebut. Berikut ini akan kami jelaskan secara singkat tentang perbedaan keduanya jika dilihat dari pertukaran data antara CPU dan Memori.

Arsitektur von-Neumann




Mikrokontroler yang menggunakan arsitektur von-Neuman ini mempunyai satu blok memori dan mempunyai satu bus data 8-bit, Jika saat pertukran data menggunakan 8 jalur ini, makan bus data akan overload dan komunikasi akan sangat lambat dan tidak efisien. Begitu juga kalau CPU dapat membaca instruksi atau baca dan tulis data dari memori, keduanya tidak dapat terjadi secara bersama karena data dan instruksi menggunakan sistem bus yang sama.
Contohnya :

Jika baris program memerintahkan register memori RAM dengan menggunakan instruksi “SS” makah harus dinaikkan satu, maka mikrokomtroller akan melakukan :
a.      
1.   1. Baca bagian dari instruksi program yang menyatakan APA yang harus dilakukan ( dalam hal ini instruksi “inc” berfungsi untuk perintah kenaikkan).

b.      2. Baca lebih lanjut dari instruksi ini yang menyatakan data YANG MANA yang akan dinalikkan ( dalam hal ini adalah register “SS”).

c.      3. Setelah dinaikkan isi dari register harus dituliskan kembali ke register yang sebelumnya telah dibaca ( alamat rsgister “SS”


Arsitektur Harvard



Mikrokontroller yang mempunyai arsitektur ini memiliki dua bus yang berbeda. Dari CPU ke RAM  dihubungkan oleh satu bus 8-bit. CPU dapat membaca instruksi dan membaca memori data pada saat bersamaan. Karena semua register memori RAM lebarnya 8-bit, semua pertukaran data dalam mikrokontroller menggunakan format yang sama, sehingga selama eksekusi penulisan data hanya 8-bit yang diperhatikan. Yang perlu kalian perhatikan saat merancang program adalah lebar data yang bisa di pertukarkan atau diproses hanya selebar 8-bit saja.


Program yang kalian buat di beberapa mikrokontroler ini akan tersimpan kedalam Flash ROM setelah dikompilasi kedalam bahasa mesin. Lokasi memori ini dinyatakan dalam 12,14, atau 16-bit. Dan sebagian lainnya seperti 4, 6, atau 8-bit digunakan sebagai instruksi sendiri 

Keistimewaanya :

  1. Didalam program semua datanya selebar 8-bit. semua instruksi dapat dieksekusi hanya dengan satu siklus instruksi, kecuali instruksi lompat (jump) yang dieksekusi dalam dua siklus.
  2. ROM dan RAM terpisah, CPU dapat mengeksekusi dua intruksi sekaligus. setelah pembacaan dan penulisan di RAM instruksi berikutnya akan dibaca melalui bus yang lain.
  3. jika menggunakan arsitektur Von-Neuman kita tidak bisa tahu seberapa banyak memory yang dibutuhkan oleh beberapa instruksi. karena masing-masing instruksi program pada dasarnya membutuhkan dua lokasi memori.
  4. untuk mikrokontroller dengan arsitektur Harvard, pada bus program biasanya lebih dari 8-bit yang memperbolehkan masing-masing word mengandung instruksi dan data dengan kata lain satu word-satu instruksi

Senin, 25 September 2017

Pengetahuann Umum Tentang Mikrokontroller dan Diagram Bloknya

Pengetahuann Umum Tentang Mikrokontroller dan Diagram Bloknya

Mikrokontroller merupakan suatu alat elektronika digital yang mempunyai masukan dan keluaran serta dikendalikan dengan program yang bisa ditulis dan dihapus secara khusus. Didalam mikrokontroller terdapat prosesor, memori, dan I/O (Input/Output)  yang terintegrasi menjadi kesatuan kontrol sistem sehingga mikrokontroller dapat dikatakan sebagai komputer mini yang dapat bekerja sesuai dengan kebutuhan sistem. Berikut ini akan saya uraikan kesamaan mikrokontroler dan komputer :

  • Memiliki CPU (Central Processing Unit) atau juga disebut unit pengolahan pusat.
  • Memiliki RAM untuk menyimpan data sementara yang berupa variabel-variabel.
  • Memiliki Input dan Output yang digunakan untuk komunikasi timbal balik  dengan dunia luar melalui sensor sebagai input dan aktuator sebagai output 

Mikrokontroller pertama kali dibuat oleh intel pada tahun 1976 yaitu seri Intel 8748 8-bit yang termasuk bagian dari keluarga mikrokontroller MCS-48. Mikro kontroller lebih banyak melakukan pekerjaan sederhana seperti mengendalikan motor, saklar, resistor variabel dan lain sebagainya.

Berikut ini adalah diagram Blok tentang mikrokontroller dan penjelasannya :


ALU, Instruction, Decoder, Acumulator, dan Control Logic
Merupakan otak dari mikrokontroller dan jantungnya berasal dari detak OSC, disekeliling otak terdapat berbagai macam periferal seperti SFR (Special Function Register) yang bertugas untuk mengimpan data sementara selama proses berlangsung, Instruction Decoder  yang bertugas menterjemahkan setiap instruksi yang ada didalam hasil dari pemrograman yang kita buat sebelumnya. Hasil penerjemah tersebut merupakan suatu operasi yang harus dikerjakan oleh ALU (Arithmetic Logic Unit), dengan bantuan memori sementara  Accumulator yang kemudian menghasilkan sinyal-sinyal kontrol ke seluruh periferal yang terkait melalui Control Logic

Memory RAM 
Berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementaara pada mikrokontroller, sedangka SFR (Special Function Register) sebagian ada yang langsung ada yang langsung berhubungan dengan  Input atau output dari mikrokontroller yang bersangkutan dan sebagaian lainnya berhubungan dengan berbagai macam operasional mikrokontroller

ADC (Analog Digital Converter) 
ADC berfungsi untuk mengolah data analog menjadi digital untuk diproses lebih lanjut tetapi tidak semua mikrokontroller mempunyai ADC internal.

Timer atau Counter 
Berfungsi sebagai pewaktu atau pencacah, pewaktu fungsinya sama seperti sebuah jam digital dan bisa diatur cara kerjanya. Sedangkan pencacah lebih dugunakan sebagai penghitung berapa jumlah pulsa dalam satu detik. Mikrokontroller biasanya mempunyai lebih dari 1 timer.

Selasa, 15 Agustus 2017

Arus bolak balik

Arus bolak balik





Arus bolak balik merupakan suatu aliran listrik yang besar arah arusnya tidak stabil atau bolak balik, arus listrik dapat kita jumpai pada jaringan listrik rumah kita atau jaringan PLN dan  dapat kita jumpai juga pada gelombang radio atau audio lainnya. Bentuk gelombang pada arus bolak balik adalah gelombang sinus. pada umumnya semua teganan listrik yang dihasilkan oleh sumber pembangkit tegangan listrik tersebut adalah berupa arus bolak- balik dan tegangan listrik bolak-balik yang dihasilkan oleh generator yang digerakkan dengan energi yang berasal dari sumber daya alam. 


Dalam hukum Faraday bahwa adanya perubahan fluks magnetik yang dilingkupi oleh kumparan akan menyebabkan timbulnya gaya gerak listrik (ggl) induksi pada ujung-ujung kumparan dan jika antara ujung ujung kumbaran tersebut dihubungkan dengan sebuah kawat penghantar akan mengalir arus listrik melalui pengnhantar tersebut. Berdasarkan prinsip hukum Faraday inilah dibuat sebuah generator atau dinamo yaitu suatu alat yang digunakan untuk mengubah energi mekanik menjadi energi listrik.  Tegangan listrik dan arus listrik yang dihasilkan generator berbentuk tegangan dan arus listrik sinus soidal, yang berarti besarnya nilai tegangan dan kuat arus listriknya sebagai fungsi sinus yang sering dinyatakan dalam diagram fasor (fase vektor). Diagram fasor adalah menyatakan suatu besaran yang nilainya berubah secara kontinu, fasor dinyatakan dengan suatu vektor yang nilainya tetap berputar berlawanan dengan putaran jarum jam.




Jumat, 28 Juli 2017

Hambatan listrik

Hambatan listrik


Dalam suatu rangkaian listrik tentu terdapat Hambatan. Hambatan listrik merupakan sesuatau yang dapat menahan aliran listrik.Hambatan listrik juga disebut dengan resistansi, karena megacu pada bahasa inggris yaitu Resistance. Pada dasarnya setiap material memiliki sebuah hambatan listrik. Sebuah konduktor yang cenderung menghantarkan listrik memiliki hambatan yang kecil dan sebuah isolator yang tidak bisa dialiri listrik memiliki hambatan yang besar.


Hambatan listrik bisa kita ibaratkan sebagai aliran air didalam pipa, dimana aliran air kita ibaratkan sebagai aliran listrik. pipa besar yang memungkinkan untuk dialiri air dengan debit yang lebih besar dibandingkan pipa yang kecil, dalam waktu yang sama. ini berarti pipa kecil lebih menghambat dibandingkan pipa besar. Kemudia jika kita menggunakan ukuran pipa yang sama namun didalam pipa kita beri sesuatu yang sifatnya menahan air misalnya sperti spon, maka aliran airpun akan berkurang. Dalam hal ini spon dianggap sebagai hambatan bagi air. dalam elektronika, kerja spon ini di ibaratkan sebagai hambatan terhadap arus listrik

Dalam ilmu fisika hambatan listrik ini pertama kali diamati oleh fisikawan jerman yang bernama George Simon Ohm pada tahun 1927, dia melakukan penelitian untuk mencari hubungan antara beda potensial dan kuat arus listrik.

sebagai mana kita ketahui bahwa setip benda mempunyi nilai hambatan terhadap arus listrik yang besarnya tergantung pada jenis penampang dan kondisi temperatur. Dengan demikian tahanan besar nilai hambatan listrik tergantung dari jenis bahanya. Jenis tahanan yang mempunyai komposisi bahan dasar yang berbeda antara lain :
a) tahanan karbon arang.
b) tahanan jembatan kawat metal film
c) tahanan gulungan kawat
d) tahanan fungsi suhu dan cahaya

Jumat, 31 Maret 2017

Pengertian Tegangan Listrik

Pengertian Tegangan Listrik



Tegangan listrik juga disebut voltase adalah perbedaan potensi listrik antara dua titik dalam rangkaian listrik, yang dinyatakan dalam satuan volt. Besaran ini mengukur energi potensial sebuah medan listrik untuk menyebabkan aliran listrik dalam sebuah konduktor listrik. Tergantung pada perbedaan potensial listrik suatu tegangan listrik dapat dikatakan sebagai ekstra rendah, rendah, tinggi, atau ekstra tinggi. Tegangan listrik menyebabkan obek bermuatan listrik negatif tertarik dari tempat bertegangan rendah menuju tempat bertegangan lebih tinggi. sehingga arah arus listrik konvensional didalam suatu konduktor mengalir dari tegangan tinggi menuju ketegangan rendah.


Secara sederhana, sirkuit elektronik dapat dianalogikan sebagai aliran air dalam pipa yang didorong oleh pompa air. Perbedaan tekanan air dari satu titik dekat pompa dan titik lain di ujung pipa dapat dianalogikan dengan potensial tegangan listrik. Jika pompa mulai bekerja tekanan air dalam pipa pada titik di dekat pompa menjadi lebih tinggi sehingga air dalam pipa mulai terdorong dari satu titik (dekat pompa) menuju titik yang lain (ujung pipa). Pergerakan air ini (yang disebabkan perbedaan tekanan) mampu melakukan usaha, misalnya memutar turbin. Begitu pula dalam sirkuit elektronik, perbedaan potensial tegangan (misalnya dihasilkan oleh baterai) mampu melakukan usaha pula, misalnya memutar motor listrik.

Jika dalam analogi, air pompa tidak bekerja, maka tidak ada perbedaan tekanan dan air tidak mengalir. Begitu pula untuk sirkuit elektronik, jika baterai, misalnya, habis, maka tidak ada perbedaan potensial tegangan listrik dan motor listrik tidak akan berputar.
Analogi ini cukup berguna untuk memahami beberapa konsep elektronik. Misalnya energi yang diperlukan untuk menggerakkan air dalam pipa sama dengan tekanan dikali volume air yang bergerak. Hal ini senada dalam dunia elektronik, energi yang diperlukan untuk menggerakkan elektron dalam konduktor sama dengan besar tegangan dikali jumlah muatan yang bergerak. Tegangan listrik sangat praktis digunakan untuk mengukur kemampuan suatu sumber energi listrik untuk melakukan usaha.

Semakin besar tegangan listrik antara dua titik, maka semakin besar arus yang bisa mengalir Alat yang dipergunakan untuk mengukur besar tegangan listrik, antara lain: voltmeter, dan osiloskop. Voltmeter bekerja dengan cara mengukur arus dalam sirkuit ketika dilewatkan melalui resistor dengan nilai tertentu. Sesuai hukum Ohm, besar tegangan sebanding dengan besar arus untuk nilai resistansi sama. Prinsip kerja potensiometer adalah menimbang tegangan yang diukur dengan tegangan yang sudah diketahui besarnya dengan menggunakan sirkuit jembatan. Sedang osiloskop bekerja dengan cara menggunakan tegangan yang diukur untuk membelokkan elektron di layar monitor, sehingga di layar akan tercipta grafik dari elektron yang telah dibelokkan. Grafik ini sebanding dengan besar tegangan yang diukur.
Transformator

Transformator



Pada umum-nya transformator juga disebut trafo, berbentuk empat persegi panjang. Didalam-nya terdapat susunan plat baja berbentuk huruf E. Selain itu terdapat kawat tembaga berukuran kecil yang melilit plat tersebut dan terdapat dua lilitan yaitu primer dan sekunder. Akan tetapi sebelum sampai pada plat dipisahkan dengan dilapisi kertas yang disebut koker, barulah koker tersebut dibentuk sesuai plat didalam-nya.

Trafo merupakan alat yang memindahkan tenaga listrik antara dua rangkaian listrik atau lebih melalui elektromagnetik dan bekerja berdasarkan prinsip induksi elektromagnetik. tegangan masukan bolak-balik yang membentangi primer menimbulkan fluks magnet yang idealnya semua besambung dengan lilitan sekunder. fluks bolak balik ini menginduksikan gaya gerak listrik (ggl) dalam lilitan sekunder. jika efisiensi sempurna, semua daya pada lilitan primer akan dilimpahkan ke lilitan sekunder.

trafo dapat berfungsi sebagai pengubah tegangan, diantaranya seperti menurunkan tegangan AC dari 220VAC ke 25VAC ataupun menaikkan tegangan dari 110VAC ke 220VAC. trafo mempunyai peran yang sangat penting dalam pendistribusian tenaga listrik yaitu menaikkan tegangan listrik yang berasal dari pembangkit listrik PLN hingga ratusan kilo Volt untuk didistribusikan dan kemudia trafo lainya menurunkan tegangan listrik ke tegangan yang diperlukan oleh setiap rumah maupun perkantoran yang pada umumnya menggunakan tegangan AC 220 Volt

Transformator mempunyai beberapa jenis yaitu:
a. Trafo Adaptor


Trafo ini Berguna untuk mengubah arus AC menjadi DC melalui lilitan gulungan primer dn sekunder. Biasanya digunakan untuk rangkaian catu daya. Trafo jenis ini memiliki lilitan yang dapat mengubah tegangan listrik 110 sampai 220 volt, lilitan tersebut dinamakan lilitan primer. Sebelum diubah menjdi arus DC, teganan listrik dialirkan melalui ribuan penghantar yang berakhir pada gulngan sekunder.
Transformator jenis ini banyak dijual dipasar dengan ukuran dan keperluan tertentu. Sedangkan sifat-sifatnya adalah sebagai berikut :

  • Bentuk fisiknya empat persegi panjang dengan dilapisi plat tipis dan gulungan ditutup kertas, terdapat beberapa kaki, pada lilitan primer terdapat tiga kaki sedangkan sekunder tidak kurang dari Sembilan kaki.
  • Gulungan primer yang menerima tegangan dari arus AC dari PLN antara 110 sampai 220 Volt
  • Gulungan primer menghasilkan arus DC setelah arus AC diproses pada kedua lilitan ini. Tegangan yang dikeluarkan mulai dari 4 sampai 12 Volt.

b. Trafo ftrekuensi menengah (IF)
     Trafo ini digunakan untuk penguat frekuensi menengah pada radio penerima. Melalui trafo ini gelombang suara yang dipancarkan oleh radio pemancar dapat ditangkap kemudian diolah melalui komponen lainya. selanjutnya dikeluarkan dalam bentuk menjadi suara (bunyi).
bentuk fisiknya bujur sangkar, pada permukaan tepatnya ditengah tengah terdapat celah untuk memutar ketika membetulkan pancaran bunyi dari radio pemancar. Memiliki kaki yang mana kaki kaki tersebut telah berhuungan dengan lilitan tembaga berukuran paling kecil

kelebihan lainya adalah sebagai berikut :
  • Dapat diubah ubah ketika mencari sasaran pancaran secara tepat menggunakan obeng.
  • Bentuknya kecil sehingga memudahkan pemula ketika memasang pada papan PCB.
  • Tetap memiliki lilitan primer dan sekunder.
c. Trafo step up/down
    Trafo ini dugunakan untuk meningkatkan (melipat gandakan) dan menurunkan tegangan sesuai dengan benda elektronika. Artinya benda elektronika yang memiliki voltase 110 perlu mendapat bantuan benda ini karena umumnya PLN bertegangan 220. bila langsung dihubungkan tanpa alat ini maka benda tersebut terbakar (rusak), begitu pula sebaliknya.
step up dan step down adalah kata-kata (kalimat) bahasa inggris yang artinya menurunkan dan menaikkan . Oleh sebab itu benda ini disebut demikian karena memang kegunaanya menurunkan dan menaikkan

d. Trafo out put
     Trafo Output biasanya digunakan pada rangkaian amplifier, radio pnerima, tape recorder dan seperangkat elektronika yang menghasilkan bunyi lain. Bentuk fisiknya hampir sama dengan trafo lainnya, hanya ukuranya yang berbeda. Didalamnya berisi lilitan coil dan mikelin. Besar kecilnya arus masuk tergantung dari lilitan tersebut.
Bagian melintang plat yang memperkuat